Jakarta (KABARIN) - Juara dunia interim kelas bridger (101,6 kg) Georgiy Yunovidov bersiap menghadapi Vartan Arutyunyan dalam laga utama yang akan digelar di Rusia pada 14 Februari mendatang untuk mempertahankan gelarnya.
"Pemenang laga itu akan membuka peluang besar untuk maju ke pertarungan merebut gelar reguler kelas bridger WBA yang saat ini dipegang oleh petinju lain dari Rusia, Muslim Gadzhimagomedov," begitu laporan WBA di laman resminya, dipantau dari Jakarta, Rabu.
Pertarungan berisiko tinggi ini akan berlangsung di Chelyabinsk, kota besar di Rusia yang dekat perbatasan Kazakhstan. Duel ini diprediksi bakal jadi benturan gaya bertarung menarik antara dua petinju Rusia yang sama-sama mengejar momentum di divisi bridger dunia tinju profesional.
Yunovidov masuk ke ring sebagai juara interim yang ingin mempertahankan sabuknya. Petinju 33 tahun ini memiliki rekor profesional 11 kemenangan dan satu kekalahan, dengan 7 kemenangan lewat KO/TKO, menunjukkan kombinasi teknik dan kekuatan yang solid di ring.
Dikenal dengan gaya bertarung yang teknis, sabar, dan terukur, Yunovidov selalu menunjukkan daya tahan fisik dan kecerdasan taktikal di setiap pertarungan. Gelar interim yang dimilikinya dia raih setelah kemenangan spektakuler atas Evgeny Romanov, ketika dia merebut sabuk tersebut melalui kemenangan TKO pada 2025.
Meskipun pernah merasakan kekalahan sekali, Yunovidov tetap tampil sebagai sosok tangguh yang disiplin dan siap menghadapi berbagai lawan.
Di sudut lain, berdiri Vartan Arutyunyan, penantang yang belum terkalahkan. Arutyunyan, 26 tahun, punya rekor profesional 11 kemenangan tanpa kalah, termasuk tujuh KO/TKO, memperlihatkan ancaman serius lewat kekuatan dan agresivitas pukulannya.
Berbeda dengan Yunovidov yang lebih tenang, Arutyunyan dikenal dengan gaya eksplosif dan agresif sejak bel pertama, berusaha mengambil kendali dan menekan lawan secara konstan.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026